
Tapteng, SABISNIS.com – Pada dasarnya kalau yang di namakan pariwisata sudah jelas asri dan indah, namun tidak dengan kantor dinas pariwisata kabupaten Tapanuli Tengah yang mengurusi pariwisata, kelihatan jorok dan di tumbuhi semak belukar dan sampah plastik yang berserakan.
Salah seorang warga Tapanuli Tengah yang merupakan penasehat LSM Penjara Makkinullah mengatakan “saya sudah komplain di kantor pariwisata, alasan nya ” karena kantor itu menjadi tempat bermain anak anak, saat itu saya dijawab oleh salah seorang pegawai warga keturunan, seraya mengatakan “lapor saja sama presiden aku tidak takut, kata makkinulah menirukan ucapan oknum pegawai dinas pariwisata tersebut.

Bapak Makkinulah meminta kepada bapak Bupati yang baru dilantik agar segera mengevaluasi kepala dinas pariwisata, hendak nya di ganti dengan orang yang profesional, agar pariwisata di tapanuli tengah dapat di benahi ke yang lebih baik.
Kami tau bahwa pak Bupati sangat ingin bidang pariwisata dapat berkembang dengan pesat sehingga dapat memberikan PAD yang dapat menyumbang pembangunan di tapanuli tengah.

Ketika kadis pariwisata Gusni Pasaribu di kantornya tidak pernah berhasil, salah seorang staf kepada wartawan mengatakan ” ibu belum masuk katanya, ibu itu mungkin ibu itu lagi di ekbang, ibu itu kan rangkap jabatan di ekbang dan didinas pariwisata.
Sudah tiga kali wartawan hendak konfirmasi tetapi tidak pernah ketemu, wartawan hendak konfirmasi terkait proyek pembangunan jalan ke tempat parwisata air terjun panggabean yang berlokasi di desa sarma nauli kecamatan Sitahuis, yang menurut informasi bahwa proyek tersebut tumpang tindih dengan proyek dana desa tahun 2024. (Herbert Roberto Sitohang)