Categories: Tak Berkategori

Akibat Ulah Oknum: Timbulkan Kerusakan Parah Pohon Teh di Kertamanah Seluas 25 Hektar

KABUPATEN BANDUNG, SABISNIS.com – Perusakan pohon teh di areal milik PT. Perkebunan Nusantara I Regional 2 Kebun Malabar afdeling Kertamanah sampai saat ini terus berlanjut.

Meskipun telah dipasang plang peringatan dan ancaman hukum.  Kerusakan yang terjadi di Afdeling Kertamanah mencapai 25 hektar, yang setara dengan 275.000 pohon teh yang menjadi korban.

Iskandar Setiawan, Adsi Tata Usaha PT. Perkebunan Nusantara I Regional 2 Kebun Malabar pada hari Senin (20/01/2025) mengungkapkan kekesalannya atas tindakan oknum yang tidak bertanggung jawab ini.

“Mereka berdalih membantu masyarakat, tapi masyarakat yang mana? Karyawan kami di sini juga bagian dari masyarakat. Mereka mencari kehidupan dari pohon teh ini,” ujar Iskandar.

“Sangat disayangkan, ada oknum yang merusak aset negara. Saya suuzhon ada pemodal di balik ini, yang menyuruh mereka merusak pohon teh.”

Iskandar menjelaskan bahwa para pelaku perusakan bukan berasal dari daerah setempat, tetapi berasal dari tempat jauh. “Mereka merusak aset negara, aneh sekali,” imbuhnya.

PT. Perkebunan Nusantara I Regional 2 Kebun Malabar telah melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian dari bulan Juni 2024

Kami selalu berupaya mencegah perusakan dengan memasang plang peringatan dan melakukan penanaman kembali pohon keras lain.

“Dan kami telah menanam sekitar 7.000 pohon keras lain. tersebut, tapi mereka terus merusak dengan cara menyemprotkan obat pembunuh tanaman ,” ungkap Iskandar. 

“Saya yakin ini bukan ulah masyarakat biasa, tapi ada yang menyuruh mereka untuk merusak pohon teh, baik dengan alat besar maupun secara manual.”

Iskandar khawatir dampak kerusakan ini akan berujung pada kerugian karyawan selaku masyarakat, krisis air dan longsor.

“Padahal pohon teh berperan penting dalam menjaga kelestarian alam. Jika terus dirusak, Pangalengan bisa mengalami kekurangan air dan longsor,” tegasnya.

Ia berharap masyarakat dapat membantu menghentikan tindakan merusak ini dan menyerukan kepada para pengusaha yang ingin menjadikan lahan pertanian untuk berdiskusi dan mencari solusi bersama. 

PT. Perkebunan Nusantara I Regional 2 juga sedang memperpanjang HGU dan berkoordinasi dengan Tim Bapeda dan lawyer untuk memastikan kelancaran prosesnya dan mereka juga datang kesini.

“Kami mohon kesadaran kepada oknum masyarakat untuk menghentikan perusakan ini. Kita harus jaga bersama aset negara ini,” pungkasnya.
(Ayi Supriatna)

REDAKSI

Recent Posts

Semarak Awal Tahun 2026, Warga Rawakalong bersama VSA Studio. Gelar Aerobic Party

SABISNIS COMSahabat Berita Bisnis Indonesia Dalam rangka menyambut Tahun Baru 2026, masyarakat Desa Rawakalong menggelar…

1 day ago

DPRD DEPOK GELAR RAPAT PARIPURNA AKHIR TAHUN 2025

SABISNIS.COMSahabat Berita Bisnis DEPOK, /-Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok.secara resmi menutup Sidang Massa…

1 week ago

Tanu wirahmat Pendobrak Kesejahteraan Warga lingkungan, Calon Ketua RW 06 Kp. Prigi Bedahan Sawangan Kota Depok

Sabisnis.com, Kota Depok - Tanuwirahmat adalah calon ketua RW 06 Kp Prigi Kelurahan bedahan kecamatan…

1 week ago

BRI KC Rasuna Said Akselerasi Akuisisi Program KPR dengan Program Open Booth di Beberapa Instansi Kerjasama

Jakarta, 22 Desember 2025 — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang (KC) Rasuna…

3 weeks ago

BNI Perkuat Kepedulian Sosial lewat Program Natal 2025, BNI Berbagi PanganTogether Empowered By His Love

Jakarta, SABISNIS.COM - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus memperkuat peran sosialnya…

3 weeks ago

BRI Branch Office Mal Ambasador Dukung DOSS Vaganza 2025, Hadirkan Beragam Promo Kartu dan BRImo di Ratu Plaza

SABISNIS, Jakarta — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Branch Office Mal Ambasador kembali menggelar…

4 weeks ago