6.8 C
Manchester
6 May 2021
Image default
Advetorial

Produk Asal Papau Bikin Perkasa Para Pria

Frans Kareth pria kelahiran 25 Januari 1989 ini saat ini bekerja untuk Lembaga penelitian dan inovasi industri di Yayasan Kreatindo Manokwari. Frans Kareth kini sedang merintis usaha dalam mengembangkan obat tradisional go internasional yang perlu di acungi jempol.

Obat tradisional ini adalah Daun Bungkus yang cukup di kenal di Papua sebagai ramuan pembesar alat vital pria.

Ia melakukan pengembangan Daun Bungkus selama 13 tahun dan hingga kini hadir lebih modern dalam bentuk cream yang dinamai Smilax Rutondifolia, contohnya dengan menguragi resiko iritasi yang sering dialami oleh peracik tradisional. Saat ini produknya bukan hanya beredar di tanah Papua, atau bahkan Indonesia melainkan sudah sampai ke daratan Eropa.

SABISNIS.COM, Manokwari – Selengkapnya berikut ini kisah inspiratif Papua dari petikan wawancara redaksi SAHABAT BISNIS dengan Frans Kareth sebagai Owner Rumah Produksi Smilax Rutondifolia yang merupakan merek produk khas Papua yang bermanfaat besar sekali khususnya untuk kaum pria:

Pak Frans sebelumnya boleh diperkenalakan dulu bapak ini sebagai apa atau aktivitasnya apa di Manokwari ini, khususnya yang berkaitan dengan produk Smilax Rutondifolia ?

Saya Frans Kareth salah satu pendiri Yayasan Kreatindo Manokwari.

Saya sekarang juga yang pegang LAPPASDAM (Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Alam & Manusia).

Jadi LAPPASDAM ini salah satu lembaga di bawah Yayasan Kreatindo yang fokus di penelitian. Kami saat ini penelitian di arahkan untuk obat-obat tradisional, jadi kami bagaimana temukan obat tradisional di masyarakat kemudian obat tradisional itu dibuat dalam bentuk yang lebih modern.

Nah, penelitian ini sudah 13 tahun kami lakukan.

Untuk saat ini proyek terbesar kami di Daun Bungkus atau nama latinnya Smilax Rutondifolia. Daun Bungkus Papua ini sudah sangat terkenal, selain disebut Daun Bungkus Papua juga disebut Daun Tiga Daun, atau Daun Tiga Jari. Kenapa disebut Daun Tiga Daun atau Daun Tiga Jari karena memang di satu tangkai itu ada cabang 3 daun.

Daun Bungkus ini untuk maanfaatnya sendiri seperti apa, bisa dijelaskan ?

Jadi, kami tahu Daun Bungkus ini kalau digunakan secara tradisional biasanya bisa menyebabkan luka.

Hampir semua orang di Papua tahu ceritanya, bahwa Daun Bungkus ini kalau dipakai pasti bisa menyebabkan luka. Nah, karena kami tahu persis, bahwa sekalipun masyarakat Papua tahu bisa menyebabkan luka tapi mereka tetap butuh, tetap mencarinya dan mereka tetap pakai.

Karena itu, untuk mengurangi resiko dari orang-orang yang pakai ini, maka Daun Bungkus ini kami teliti. Nah penelitian itu diarahkan ke pertanyaan apa yang menyebabkan luka ? Setelah kami teliti, kami tahu apa penyebab luka, kemudian yang menyebabkan luka ini kami kurangi komposisinya. Lalu, produk itu digabungkan kembali menjadi satu produk yang namanya Smilax Rutondifolia.

Manfaatnya tentunya luar biasa yaitu untuk kejantanan pria. Jadi, jika ada persoalan di dalam rumah tangga karena persoalan hubungan intim suami istri, maka suami bisa konsumsi produk ini.

Untuk produknya sendiri bentuknya apa, dan cara penggunaanya bagaiman ?

Ini bentuknya krim, dan untuk penggunaan tinggal di oles saja. Jadi, kami buat lebih higienis, lebih aman dan mudah untuk digunakan.

Berbeda dengan tradisional, kalau tradisional harus di tumbuk-tumbuk, harus di campur-campur dan segala macam. Kalau ini produk jadi yang diolah dengan mesin-mesin industri yang sebagian kurang lebih 50 persen dibuat disini, 50 persenya kami kirim ke luar Papua.

Lebih jauh pak bisa dijelaskan manfaat dari produk Smilax Rutondifolia terutama untuk alat vital pria ini ?

Jadi manfaat untuk alat vital pria itu, pertama bisa menambah ukuran, ukuran besar dan panjang. Jadi untuk takaran 40 gram Smilax itu tambahan ukuran sekitar 4 mili. Sementara untuk 1 cm itu perlu 3 Smilax, jadi 120 gram Smilax. Nah, manfaat kedua itu, untuk memperbaiki sistem hormon, yang bertanggungjawab dengan prilaku sex. Jadi misalnya orang, kebanyakan di usia di atas 30 tahun itu biasanya kualitas hubungan intimnya ini berkurang, nah dengan mengonsumsi Smilax ini dia bisa kembali normal.

Saya contohkan saja misalnya bangun pagi biasa kalau anak-anak di bawah usia 17 tahun, di bawah usia 30-an tahun itu bangun pagi penis biasanya ereksi, tapi kalau di atas usia 30 tahun tidak ereksi, nah dengan produk Smilax ini bangun pagi bisa kembali ereksi.

Kemudian selain memperbaiki horomon, menambah ukuran, juga menambah durasi, karena di ujung penis itu dibuat nantinya tidak terlalu peka, sehingga bisa menyebabkan durasi lama.

Untuk penggunaanya sendiri seperti apa ?

Krim produk ini termasuk golongan obat oles luar, bentuknya krim dan kalau di pakai tinggal di oles saja.

Ambil oles, satu hari 3 kali pakai, setiap hari sampai habis. 40 gram krim itu habisnya kurang lebih 2 minggu.

Mulai produksi produk ini kapan pak ?

Kami ketemu formula yang tepat untuk produk ini bulan Desember 2019.
Produksi pertama itu Februari 2020. Tapi penelitiannya itu sudah dari 2017.

Penelitiannya sendiri seperti apa, bisa di jelaskan ?

Untuk penelitian ini ada 20 kali penelitian, 15 kali penelitian lapangan dan Pustaka, 5 kalinya penelitian laboratorium. Jadi kami datangi 4 laboratorium di Indonesia, yaitu Balai POM, Universitas Negeri Papua, Universitas Hasanuddin, dan Laboratorium yang terakreditasi PT Saraswati Indo Genetech, Bogor. Kami masuk 4 laboratorium sepanjang tahun 2017 sampai 2019.

Di 2019 akhir baru ketemu formula yang pas. Dan produksi pertama produk Smilax Rutondifolia di Februari 2020 sampai dengan sekarang kurang lebih 4 kali produksi.

Berarti sudah berapa banyak produksinya, dan sudah terjual kemana saja ?

Dari Februari sampai sekarang itu kami produksi kurang lebih 1000 gram, atau kira-kira 900 gram sampai 1.200 gram dari 4 kali produksi itu.

Terjual di lokal Manokwari sendiri, Papua dan Papua Barat, kemudian sudah sampai di Aceh, Padang, Batam, NTT, Kupang. Jadi, kalau Indonesia hampir seluruh daerah atau provinsi sudah. Juga ke luar negeri sudah sampai untuk Asia sudah sampai ke Malaysia dan Singapura. Untuk Eropa itu barangnya datangnya ke Belanda dan dari Belanda disebar keseluruh Eropa.

Terakhir pak, apakah ada pesan untuk para pria agar supaya mengonsumsi produk Smilax Rutondifolia ini, dan untuk pemesanan bisa kemana ?

Ada standar pengunaan produk yang kami tentukan berdasarkan usia, usia 0 sampai dengan 17 tahun di larang pakai, konsumen kami usia 17 tahun keatas, alasannya karena di usia 0 sampai dengan 17 tahun masih mengalami pertumbuhan.

Produk Smilax dapat di gunakan untuk pria diatas 17 tahun.

Produk ini dapat membantu membangun hubungan intim pasangan suami istri membina hubungan keluarga yang lebih baik.

Untuk pesanan dapat menghubungi Call Center Hp/Wa : 0812-4853-3567, customer akan di pandu untuk mengisi Form Pembelian http://bit.ly/Pembelian Smilax isinya mencakup informasi kirim/terima, Nama, No.Hp/Wa, Jln/Nomor Rumah, RT/RW/Desa, Kelurahan/Kampung, Kecamatan/Distrik, Kabupaten/Kota, Provinsi dan Kode Pos. (Adv/As)

Related posts

Pentingnya Bisnis Itu Jujur

asep

Leave a Comment