5.5 C
Manchester
23 November 2020
Image default
News

PERTAMINA UJI COBA PRODUKSI D-100 AHKIR NOVEMBER 2020

SABISNIS.COM, Jakarta – Pertamina Refinery Unit ( RU) IV Cilacap menargetkan uji coba Produksi Green Diesel 100 persen ( D-100) pada akhir November 2020.

D-100 merupakan satu dari tiga produk ramah lingkungan yang dikembangkan Pertamina RU IV yang berbahan dasar Minyak Sawit ( Refinery Bleached Deodorized Palm Oil /
RBDPO.

Unit Manager Communication,Relations & CSR Pertamina RU IV Cilacap, Jatim Ilwan menyatakan, Pertamina dalam tahap penyiapan sarana dan fasilitas uji coba dijadwalkan selesai pekan ke tiga November.

Tahapan diawali penerimaan RBDPO melalui Jetty 67 ( Dermaga ) menuju tangki RBDPO.
Selanjutnya persiapan sarana feed Stok RBDPO ke Unit Treated Destillate Hydro Treating ( TDHT) untuk diolah menjadi Green Diesel, ” tegas Hatim dalam rilis yang diterima IndonesiaDev Sabtu 14112020.

” Tahap berikutnya ditargetkan selesai pada pekan ketiga, sehingga pekan keeempat November diharapkan uji coba Produksi D-100 sudah siap dilaksanakan,” ujar Hatim.

Dalam tahap uji Coba, kapasitas Produksi D-100 di Unit TDHT Sebanyak 3.000 barrel per hari ( 3 MBSD).

Green Diesel adalah bukti nyata Komitmen Pertamina Mewujudkan Produk Ramah Lingkungan yang bersumber dari Energi Baru Terbarukan,” ucap Hatim.

Menurutnya produk D-100 diharapkan memberi efek yang luas, seperti pemanfaatan sumber Energi Domestik yang sesuai amat Undang – Undang dasar pada akhir nya menekan impor minyak mentah,” tegasnya.

Selain itu Hatim mengungkapkan bahwa Pertamina RU IV Cilacap saat ini, mengembangkan tiga produk Green Energi masing – masing Green Diesel, Green Gasoline dan Green Avtur.

Untuk fase pertama Green Diesel, diharapkan menjadi kado terbaik saat HUT ke -63 Pertamina pada 10 Desember nanti 2020.

Selanjutnya fase ke dua yakni di awal tahun 2021 produksi ditargetkan naik menjadi 6.000 barrel per hari ( 6 MBSD).

” Kami komitmen bahwa seluruh produk akan mengarah pada pada efisiensi dan ramah lingkungan, hal itu sejalan dengan Visi To be Digital & World Class Refinery pada 2028, konsekuensi nya adalah kilang yang efisien dan ramah lingkungan, baik dari sisi Operasi maupun Produk nya ,” kata Hatim.

Sesuai dengan Mandat Presiden Jokowi. (AE)

Related posts

Fashion Show Menyambut Hari Batik Nasional

asep

Dukung Gerakan “Ayo Pakai Masker”, Garuda Indonesia Luncurkan Livery Pesawat “Bermasker” Pertama di Indonesia

asep

Presiden Jokowi Sampaikan Pidato pada Sidang Majelis Umum ke-75 PBB

asep

Leave a Comment