12.2 C
Manchester
11 April 2024
Image default
Liputan Usaha

Ira Noviarti yang Bakal Jadi Bos Baru Unilever Indonesia

SABISNIS.COM, Jakarta – Emiten konsumer PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mengumumkan rencana pergantian Presiden Direktur Perseroan. Hemant Bakshi yang menduduki posisi ini sejak 2014 akan menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan perusahaan kepada Ira Noviarti.

Ira Noviarti

Ira saat ini menjabat sebagai direktur yang membawahi kategori Beauty dan Personal Care Perseroan.

Usulan tersebut akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan (RUPS) yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Dalam RUPS tersebut juga akan diusulkan penunjukan Reski Damayanti, saat ini General Legal Counsel dan Sekretaris Perusahaan, untuk menggantikan Sancoyo Antarikso yang telah mengundurkan diri setelah 30 tahun berkarir bersama perusahaan.

Berdasarkan data laporan keuangan 2019 audit, Ira diangkat sebagai direktur oleh Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 18 Oktober 2017.

Usianya menginjak 48 tahun per 31 Desember 2019. Ira adalah Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi Keuangan, Universitas Indonesia, Indonesia (1995).

Ira, yang akan diusulkan menjabat sebagai Presiden Direktur UNVR dinilai merupakan figur yang tidak diragukan lagi kapasitasnya. Ia tercatat telah menduduki sederetan posisi pimpinan senior di Indonesia dan Asia Tenggara, termasuk Direktur Ice Cream dan Media and Consumer Market Insight Unilever Indonesia (2010-2015).

Selain itu, dia pernah menjabat Managing Director untuk Unilever Foods Solutions South East Asia (2015-2017) hingga jabatan terakhir yaitu Beauty and Personal Care Director Unilever Indonesia (2017-2020) yang menaungi berbagai kategori terdepan perusahaan termasuk Lifebuoy dan Pepsodent.

Ira juga membawahi komite khusus penanganan pandemi Covid-19 melalui berbagai program donasi dan inisiatif #UnileverUntukIndonesia.

Selain itu, ia juga memimpin komite keberagaman dan inklusivitas perusahaan yang berfokus pada peningkatan keterwakilan perempuan untuk menciptakan kesetaraan gender, membuka kesempatan dan akses untuk rekan-rekan penyandang difabel, dan menghilangkan stereotip negatif di tempat kerja dan masyarakat.

“[Ira] tidak memiliki afiliasi dengan sesama anggota direksi, atau anggota dewan komisaris, atau dengan pemegang saham utama,” tulis manajemen UNVR, dalam laporan keuangan audit 2019.

Adapun pengunduran diri Hemant Bakshi dari jabatannya selaku Presiden Direktur UNVR efektif per 30 November 2020 karena pria berkewarganegaraan India ini akan memimpin salah satu divisi global di Unilever dengan ruang lingkup supervisi termasuk Indonesia.

Hemant Bakshi

Pengunduran diri juga diajukan oleh Maurits Lalisang yang telah menjabat sebagai Presiden Komisaris Unilever Indonesia selama 6 tahun terakhir.

“Untuk itu, perusahaan mengumumkan pengusulan Hemant Bakshi untuk menjadi Presiden Komisaris berikutnya,” tulis manajemen UNVR, dalam keterbukaan informasi BEI. (Asep Erwin dan Dari Berbagai Sumber)

Related posts

Pertamina Jaga Peringkat Investment Grade dengan Prospek Stabil

asep

Kemudahan Memilih Produk Pegadaian dengan Akses Digital

asep

Kampung Kecil Hadir di Desa Rawakalong

Reporter Wartawan

Leave a Comment