
Keterangan Gambaran : Kru Film. King Kong. Pulau Mursala Tapteng
Tapteng, SABISNIS.com – Mengenal Pulau Mursala, Wisata Alam Indah yang Disebut Pernah Jadi Lokasi Film King Kong.
Apakah Pulau Mursala lokasi syuting film King Kong? Pulau Mursala merupakan salah satu pulau cantik di Indonesia yang populer karena menjadi inspirasi lokasi dalam film King Kong.
Film King Kong merupakan salah satu karya legendaris dalam dunia perfilman dunia karena kisah dan pembuatannya yang mempesona.
Film ini pertama kali dirilis pada tahun 1933 dengan kisah seekor gorila raksasa yang ditemukan di sebuah pulau terpencil.
Sejak itu, film King Kong banyak dibuat ulang atau memiliki sekuel menarik yang membuat penggemarnya terus berkembang besar. Adapun salah satu adaptasi modernya yang populer pertama kali dirilis tahun 2005.
Menariknya dalam film King Kong tahun 2005 terdapat sebuah tempat bermukimnya Kong yang disebut dengan Skull Island. Melansir dari beberapa sumber, lokasi tersebut mirip dengan Pulau Mursala di Indonesia.
Lokasi Syuting Film King Kong. Keunikan Pulau Mursala juga disebut sempat memikat Sir Peter Robert Jackson, sutradara kenamaan Hollywood kelahiran Selandia.
Meskipun tidak ada catatan resmi terkait Pulau tersebut sebagai salah satu lokasi syutingnya. Namun, terdapat sebuah dialog menyebutkan bahwa Skull Island tersebut berlokasi di sebelah Pulau Sumatra yang ternyata mirip dengan Pulau Mursala di Selatan pulau Sumatra.
Salah satu adegan dalam filmnya yang sempat menampilkan Air Terjun yang mengarah langsung ke laut mirip dengan air terjun yang ada di Pulau Mursala meskipun kontur batunya sedikit berbeda.
Kemudian saat ini, Pulau Mursala mulai populer di antara publik khususnya masyarakat Indonesia karena keindahannya yang diasumsikan menjadi inspirasi dari lokasi dalam film King Kong (2005).
Pulau Mursala merupakan salah satu pulau yang berada di sisi barat Pulau Sumatra dan secara administratif berlokasi di Tapteng. Pulaunya memiliki topografi berupa pulau berbukit-bukit dan sebagian berupa dataran rendah.
Kemudian pulau ini juga diketahui sebagai pulau yang tidak berpenduduk dan terdapat satu dusun dengan penduduk 250 KK dengan sarana serta prasarana yang ada berupa dermaga kayu serta Sekolah Dasar.
Pulau Mursala terletak di Desa Tapian Nauli Satu Kecamatan Tapian Nauli, sebelah Barat Daya Kota Sibolga dan berjarak 22,5 km dari Pandan.
Berdasarkan hasil survey toponim pulau tahun 2006, pulau ini bernama Pulau Mursala. Dari hasil verifikasi Tim Nasional Pembakuan Nama Rupa bumi tahun 2007.
Pulau Mursala tidak mengalami perubahan nama. Kata Mursala memiliki arti “musala”. Dinamakan Pulau Mursala karena menurut sejarahnya pada zaman dahulu ada seorang ulama yang menyebarkan Agama Islam di pesisir barat Sumatera dan mendirikan tempat peribadatan atau Musala di Pulau ini.
Topografi pulau ini secara umum berupa pulau berbukit-bukit dan sebagian berupa daratan rendah yang dijadikan pemukiman masyarakat.
Pantainya sebagian berpasir putih dan sebagian berbatu. Pulau Mursala ini didominasi oleh tanaman kelapa, bakau, rumput dan tumbuhan tingkat tinggi.
Ada yang menyebut bahwa Pulau Mursala dan air terjunnya pernah menjadi latar lokasi pembuatan ulang (remake) dari film epik King Kong pada 2005.
PANTAI PUTRI di Tapteng adalah salah satu Destinasi Wisata yang memikat dengan keindahan alam serta cerita sejarah yang menarik.
Berlokasi di Desa Tapian Nauli Satu kawasan ini menjadi favorit bagi Wisatawan yang mencari ketenangan, keindahan bawah laut, dan petualangan sejarah.
Sejarah dan Legenda Nama “Putri” pada pantai ini tidak terlepas dari cerita rakyat setempat.
Dikisahkan, seorang Putri dari Kerajaan sekitar melarikan diri ke kawasan ini dan menceburkan diri ke laut untuk menghindari pernikahan yang tidak diinginkannya.
Legenda ini memberi kesan mistis dan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin merasakan romantisme sejarahnya.
Pantai Putri memiliki potensi luar biasa untuk menjadi destinasi unggulan.
Keindahan pantai berpasir putih yang berpadu dengan air laut yang jernih menjadikannya lokasi yang sempurna untuk snorkeling dan diving. Terumbu karang yang terjaga serta biota laut yang beragam menjadi daya tarik utama bagi pecinta wisata bawah air.
PANTAI BINASI, Lokasi Wisata yang Asri, Cocok Jadi Tempat Santai Bareng Keluarga. Jika anda penikmat Wisata Pantai dengan pasir putih dan pohon cemara yang rindang, namun bingung menentukan pilihan kemana Anda akan berwisata?
Tak perlu jauh-jauh ke Bali atau bahkan ke luar negeri, Pantai Binasi merupakan salah satu lokasi yang layak untuk dikunjungi.
Pantai indah nan eksotik itu berada di Kecamatan Sorkam Barat, sebuah Wisata Bahari di Negeri Wisata Sejuta Pesona Tapteng.
Pantai Binasi merupakan satu di antara destinasi andalan yang ada di Tapteng. Lokasi Pantai Binasi berada sekitar 60 km dari Kota Pandan, ibu kota Tapteng.
Dengan sajian pantai yang masih terbilang alami, ditambah banyaknya pepohonan yang rimbun dan teduh, sehingga meningkatkan kunjungan wisata di objek wisata ini pada musim liburan dan setiap akhir pekan.
Bermain di tepi pantai dengan deburan ombak tenang dan angin pantai yang sepoi akan menambah kesan yang tak terbantahkan bahwa Tapteng merupakan Surganya Wisata Bahari.
Selain itu, kuliner khas pinggir pantai (pesisir) juga dapat dinikmati di tempat ini dengan harga beragam di gerai-gerai pantai.
Pelancong yang datang ke destinasi ini juga beragam, mulai dari usia muda hingga dewasa. Pengunjung yang datang pun terdiri dari lokal Sumut, luar Sumut, bahkan luar negeri.
Selain sekadar mandi laut atau bersantai, pengunjung juga bisa keliling pulau dengan memakai jasa pemilik perahu atau travel.
PULAU KALIMANTING, merupakan salah satu Destinasi Wisata favorit Tapteng.
Pulau ini mempunyai daya tarik tersendiri. Berdasarkan Profil Potensi Pulau-Pulau Kecil untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di Pemkab Tapteng.
Sebagian dari Pulau Kalimantung berupa tebing yang didominasi dengan tumbuhan rumput, pandan, kelapa, bakau, dan waru.
Daya tarik yang menonjol dari pulau ini adalah pasir pantai yang berwarna putih. Ketika surut terendah, Pulau Kalimantung dan Labu-Labu Gadang akan menyatu oleh pasir putih.
Merujuk dari skripsi berjudul Peran Pemandu Wisata Lokal dalam Meningkatkan Kuantitas Kunjungan Wisatawan di Pulau Kalimantung Tapteng oleh Nadia Simatupang.
Pasir Pulau Kalimantung ketika surut cenderung berwarna kecoklatan. Oleh karena itu, warga setempat sering kali menyebutnya seperti bedak tabur wanita.
Lokasi Pulau Kalimantung berdekatan dengan Pulau Mursala. Detikers perlu menyeberang laut dengan kapal dari Kota Sibolga menuju ke Pulau Kalimantung. (Demak MP Panjaitan/Pance)