3 Saham Menjadi Pemberat Pergerakan IHSG Pada Rabu (01/07)

SABISNIS.COM, Jakarta – Rabu, (01/07) data perdagangan mencatat, investor asing kembali melakukan aksi jual bersih sebanyak Rp 53 miliar di pasar reguler dengan nilai transaksi menyentuh Rp 2 triliun.

Setelah sempat di buka di zona hijau, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau pada 9:30 WIB IHSG pindah ke zona merah akan tetapi berhasil kembali ke zona hijau selang 5 menit.

Akan tetapi posisi IHSG di zona hijau tidak dapat bertahan lama, terpantau pada 10:10 WIB IHSG kembali terperosok ke zona merah. Pada 10:20 WIB IHSG bahkan terpantau turun 0,13% di level 4.898,38 jatuh di bawah level psikologisnya 4.900.

Adapun pada Rabu (01/07) saham yang paling banyak dilepas asing adalah PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) yang mencatatkan net sell sebesar Rp 23 miliar.

Berikut saham-saham yang menjadi pendorong penurunan IHSG hari ini.

Terlihat 3 saham yang menjadi pemberat pergerakan IHSG hari ini merupakan saham yang volum perdaganganya tergolong sedikit.

Tercatat Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) yang terpantau turun 3,14% dan menjadi pemberat utama IHSG dengan penurunan 2,06 poin. Akan tetapi DNET hanya diperdagangkan dengan frekuensi 1 kali dengan total nilai transaksi hanya Rp 339 ribu.

Di posisi kedua ada PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) yang terpantau terdepresiasi sebesar 0,55%. SMMA juga diperdagangkan dengan frekuensi 1 kali dengan total transaksi hanya Rp 3,6 juta. SMMA sendiri terpantau sudah reli selama 3 hari berturut-turut sebesar 18% dan menjadi salah satu penahan kejatuhan IHSG selama 3 hari terakhir.

Anak usaha SMMA, PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) juga menjadi pemberat pergerakan IHSG setelah jatuh menyentuh Auto Reject Bawah (ARB) dengan koreksi sebesar 6,42% akan tetapi meski terkena ARB, BSIM hanya diperdagangkan dengan total nilai transaksi Rp 255 ribu.

Selain itu pemberat IHSG lainya adalah PT Bank Mandiri (BMRI) yang turun 0,40% setelah di jual bersih investor asing sebanyak Rp 16 miliar dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) yang turun 1,07% setelah di net sell asing sebesar Rp 5 miliar. (Aer dan Dari Berbagai Sumber)

asep

Recent Posts

Semarak Awal Tahun 2026, Warga Rawakalong bersama VSA Studio. Gelar Aerobic Party

SABISNIS COMSahabat Berita Bisnis Indonesia Dalam rangka menyambut Tahun Baru 2026, masyarakat Desa Rawakalong menggelar…

1 day ago

DPRD DEPOK GELAR RAPAT PARIPURNA AKHIR TAHUN 2025

SABISNIS.COMSahabat Berita Bisnis DEPOK, /-Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok.secara resmi menutup Sidang Massa…

1 week ago

Tanu wirahmat Pendobrak Kesejahteraan Warga lingkungan, Calon Ketua RW 06 Kp. Prigi Bedahan Sawangan Kota Depok

Sabisnis.com, Kota Depok - Tanuwirahmat adalah calon ketua RW 06 Kp Prigi Kelurahan bedahan kecamatan…

1 week ago

BRI KC Rasuna Said Akselerasi Akuisisi Program KPR dengan Program Open Booth di Beberapa Instansi Kerjasama

Jakarta, 22 Desember 2025 — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang (KC) Rasuna…

3 weeks ago

BNI Perkuat Kepedulian Sosial lewat Program Natal 2025, BNI Berbagi PanganTogether Empowered By His Love

Jakarta, SABISNIS.COM - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus memperkuat peran sosialnya…

3 weeks ago

BRI Branch Office Mal Ambasador Dukung DOSS Vaganza 2025, Hadirkan Beragam Promo Kartu dan BRImo di Ratu Plaza

SABISNIS, Jakarta — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Branch Office Mal Ambasador kembali menggelar…

4 weeks ago